Sidebar

02
Wed, Sep

Alat Bantu Tuna Daksa

Typography

Kondisi penyandang tunadaksa bermacam-macam tergantung latar belakang penyebab dan faktor lainnya. Sama seperti disabilitas lain seperti tunanetra atau tunarungu dan celebral palsy, keberagaman kondisi ini membuat kebutuhan akan alat bantu juga kerap harus disesuaikan. Seorang tunadaksa misalnya, tak semua harus menggunakan kursi roda. Berikut ini adalah informasi alat bantu tunadaksa.

Kruk

Tujuan penggunaan kruk
• Poliomylitis, bertujuan sebagai penahan dan penguat seluruh badan serta membantu berjalan
• Untuk yang patah tulang, bertujuan sebagai penopang kaki atau tulang yang patah
• Untuk amputasi, bertujuan sebagai alat sementara sebelum menggunakan protese untuk alat berala dan membantu kegiatan hidup sehari-hari
Dalam melatih berjalan dengan kruk sebaiknya pelatih tidak berada di depan. Karena akan menghalangi jalannya. Pada waktu berjalan dg kruk posisi harus tetap tegak, kepala lurus dan punggung tidak bongkok.

Splint
piranti12 4Splint adalah alat untuk meletakkan anggota tubuh dalam posisi benar menjaga jangan sampai salah bentuk. Pemakaian splint sebaiknya dilakukan 24 jam disesuaikan dengan kondisi pemakai

Tujuan menggunakan Splint untuk mencegah salah bentuk, menahan dan menguatkan kaki untuk berjalan, mencegah kontraktur, mengoreksi posisi anggota tubuh.

Wolker
• Alat bantu untuk latihan berjalan, bentuknya ada yang lingkaran, dan ada yang segi empat, ada yang dipasang roda dan ada yang tidak.

Brace
Alat yg dipakai anak untuk penopang kaki terbuat dari almunium dan dihubungkan dengan sepatu untuk berjalan. Ada yang sepanjang kaki (long leg brace), dan ada yang hanya sebatas lutut (short leg brace)
Prothese Kaki atau Tangan
• Alat palsu yang berbentuk kaki atau tangan, gunanya untuk mengganti fungsi kaki atau tangan yang hilang.

(Rubrik Piranti 12 diffa, Desember 2011)